Romelu Lukaku Rindu Kehidupan Normal

Berita bola terbaru hari ini


Mantan pemain Chelsea itu mengungkapkan bahwa ia tidak dapat melihat ibunya, yang menderita diabetes, dan juga belum melihat putranya yang masih kecil.


"Anda harus sangat berhati-hati karena Anda mungkin menyentuh seseorang dan mereka mungkin sudah terpapar virus sebelumnya,” ucap Lukaku.


"Ibu saya penderita diabetes dan dia berisiko lebih tinggi. Jadi, saya bahkan tidak bisa pulang [ke Belgia] dan menyentuhnya. Dia bahkan tidak bisa ke mana-mana.”


“Saya bersama fisioterapi sekarang. Mereka membawakan saya makanan [tinggi protein] setiap kali karena saya melakukan diet ketat.”


“Setiap hari sekitar jam 12 siang mereka mengirim seseorang dari tempat latihan untuk memberi kami makanan sehingga program diet kami terjaga. Saya hanya makan ikan dan sayuran,” tambahnya.


“Sudah sembilan hari terisolasi. Aku hanya merindukan kehidupan normal Bersama ibuku, bersama putraku, bersama adikku.”


"Aku rindu latihan, aku rindu bermain di depan penggemar.”


Ini merupakan musim pertamanya bersama Inter Milan setelah indah dari Man

United. Ia sudah mencetak 23 gol dalam 35 pertandingan di semua kompetisi.

Ia mengakui hampir menjadi pemain Juventus pada busa transfer musim panas lalu.


Pemain berusia 26 tahun itu mengungkakan sudah sangat dekat untuk indah ke klub asal Italia itu, tetapi pelatih kepala Inter Milan, Antonio Conte memainkan peran penting dalam keputusannya.


"Saya sempat dekat, sangat dekat untuk bergabung dengan Juventus,” ucap Lukaku dalam sesi wawancara di kanal Youtube milik legenda Arsenal, Ian Wright, pada Kamis (19/3).


“Tetapi pikiran saya selalu tertuju pada Inter dan pelatih [Antonio Conte]. Pada masa kecil, saya juga mengagumi Adriano, Ronaldo dan [Christian] Vieri,” kata dia.


“Tentu ketika Inter datang, dan Conte yang menginginkan saya sejak dia melatih Chelsea dan Juve, saya terpincut dan penasaran bekerja di bawah arahannya,” tambahnya.


Kepindahannya ke Inter Milan musim lalu mengakhiri dua musim nya bersama Man United yang membuatnya banyak dikritik terutama di musim keduanya bersama klub.


Romelu Lukaku


“Satu musim yang buruk bisa menimpa semua orang sepanjang kariernya. Buat saya, masa-masa sulit itu sudah berakhir. Anda tahu apa yang terjadi di belakang layar, semuanya sudah selesai. Itu adalah situasi yang sulit buat saya untuk menentukan ke mana akan pergi untuk mempelajari aspek-aspek baru dalam permainan saya serta bekerja untuk pelatih yang menginginkan saya,” ucap Romelu Lukaku, dinukil dari Sky Sports, Jumat (20/3/2020).


“Ole ingin saya bertahan, tetapi saya katakan padanya, segalanya sudah berakhir. Saya tidak lagi punya energi. Semua kredit pantas diberikan kepadanya karena Ole membantu saya memuluskan transfer,” sambung kakak dari Jordan Lukaku tersebut.

4.7 Star App Store Review!
Cpl.dev***uke
The Communities are great you rarely see anyone get in to an argument :)
king***ing
Love Love LOVE
Download

Select Collections