Makanan Penghancur Agar Miom Keluar Sendiri

 miom

Subserosa.

Intramural.

Submukosa.

Pedunculated.

 Penyakit Miom

Penyakit Miom

Penyebab Miom

Penyebab pasti miom sendiri belum ditemukan oleh para ilmuwan namun dugaan mungkin terjadi karena kandungan kadar estrogen dalam tubuh seorang wanita. Wanita sudah bisa mengalami miom mulai dari umur 16 hingga 50 tahun tergantung pada kadar estrogennya. Tapi umumnya miom sendiri akan mengalami penurunan seperti menopause. Wanita dengan berat badan berlebih juga ditemukan lebih sering mengalami penyakit miom dibandingkan dengan yang memiliki berat badan ideal. Salah satu faktor utama penyebab miom sendiri diduga para ahli adalah obesitas. Faktor genetik juga bisa menjadi penyebab utama miom seperti keluar yang mempunyai riwayat penyakit ini.

Tanda-tanda & Gejala

Masa-masa menstruasi yang sangat berat dan panjang

Sakit pada bagian belakang kaki sering terjadi

Panggul terasa mengalami tekanan berlebih dan terasa nyeri

Rasa sakit yang terasa setelah berhubungan intim

Kantung kemih yang tertekan sehingga sering mengalami baung air kecil

Kembbuh atau sembelit

Membesarnya perut

Mungkin ada beberapa gejala dan tanda dari miom sendiri yang tidak tercantum di atas. Konsultasikan kepada dokter ahli untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat jika anda merasa cemas karena mengalami beberapa gejala diatas.

Beberapa pengobatan dan terapi dibawah ini bisa anda coba lakukan guna untuk mengatasi miom sendiri :

1. Minum Ibuprofen

Dokter akan memberikan obat-obatan berupa ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit yang terjadi pada beberapa daerah punggung.

2. Terapi Hormon

Terapi hormon akan direkomendasikan oleh dokter jika obat seperti ibuprofen tidak memberikan efek apapun. Resep seperti pil KB akan diberikan dokter guna untuk mengontrol pendarahan hebat serta pencegahan untuk anemia.

3. Embolisasi Fibroid

Metode yang satu ini digunakan untuk proses pengecilan miom dengan cara menyuntikan sejenis alkohol yakni PVA melalui arteri. Suplai darah akan diblokir oleh obat ini yang membuat ukuran miom menyusut seiring dengan berjalannya waktu.

4. Operasi Miomektomi

Prosedur tambahan bisa dilakukan untuk mengobati miom seperti operasi pembedahan untuk miom ini. Miom akan diangkat tanpa harus membuat sayatan besar pada perut pasein dengan menggunakan jenis cara histeroskop dan laparoskop. Operasi jenis ini sangat direkomendasikan jika pasien sendiri masih mempunyai rencana untuk hamil. Jaringan parut akan terjadi sehingga bisa meningkatkan risiko ketidak suburan.

Namun beberapa jenis efek samping bisa terjadi jika anda memutuskan untuk mengambil jalan operasi seperti :

1. Tidak Memiliki Rahim

Jika anda menjalankan histerektomi, maka efek ini akan terjadi. Pasalnya histerektomi adalah operasi yang mengangkat mioma bersama dengan rahim nya. Tapi ini hanya akan terjadi jika mioma sudah sangat besar dan pasien tidak ini memiliki anak lagi.

2. Jadwal Menstruasi Kacau

Menstruasi akan kacau setelah menjalani operasi miom. Ada yang menjadi lebih cepat dan ada yang menjadi semakin lambat. Anda bisa meminum obat-obat pelancar menstruasi untuk kasus ini

3. Menopause Lebih Cepat

Menopause adalah masa-masa dimana kita mengakhiri fungsi dari sistem reproduksi kita. Umumnya menopause terjadi saat umur sudah menginjak lima puluh tahun, namun karena efek samping dari operasi miom, bisa terjadi lima tahun lebih cepat.

4. Kurang Gairah Seksual

Anda bisa mengkonsumsi obat untuk meningkatkan gairah seksual karena efek operasi memaksa orang untuk masuk masa menopause lebih cepat yang berarti gairah pun akan semakin berkurang.

5. Pembuluh Darah

Gangguan pembuluh darah seperti penyumbatan, pengerasan, atau penyempitan adalah gangguan pembuluh darah yang bisa terjadi pasca operasi. Kalau gangguan pembuluh darah terjadi di tempat bekas operasi maka yang ditakutkan adalah terjadinya stroke. Konsumsi ikan dan alpukat bisa anda coba untuk mengurangi resikonya.

6. Luka Operasi

Sering pijatlah area-area bekas luka operasi untuk memicu pembentukan sel baru agar kulit anda bisa bersih kembali dari bekas luka. Konsumsi vitamin E juga bisa dicoba untuk memperbaiki kulit.

7. Kanker Serviks

Jika serviks tidak ikut diangkat maka resiko dari kanker serviks bisa terjadi. Anda bisa mencoba Pap Smear yang merupakan prosedut untuk mengecek aktif atau tidaknya kanker serviks.

Selain itu, tentunya anda juga perlu memahami beberapa jenis tumbuhan herbal yang bisa digunakan untuk mengatasi penyakit miom :

1. Daun Sirsak

Daun sirsak merupakan salah satu tanaman yang sangat populer di Indonesia. Hal ini terungkap karena manfaat-manfaatnya dalam memerangi sel-sel super ganas layaknya kanker. Banyak sekali manfaat yang dimiliki oleh daun sirsak selain itu khususnya untuk menjaga dan mengoptimalkan kesehatan tubuh manusia yang kerap kali tidak terduga bisa mengobati mengobati banyak penyakit. Kantong asam yang berada dalam tumbuhan ini bisa digunakan untuk memberikan efek sel kanker terhambat dan proses penyembuhan yang lebih baik dari kemoterapi.

2. Daun Singkong

Kandungan B17 dimiliki oleh daun singkong yang dinamakan dengan nama Amygdaline yang merupakan vitamin dan berfungsi untuk mengobati sel kanker dengan efektif sejak abad ke 18 lalu. Namun penelitina sudah membuktikan bahwa vitamin ini belum 100% efektif dalam mengatasinya. Amygdaline sendiri merupaakan suatu gilkosida yang adalah obligasi untuk nutrisi lain dengan gula yang sering digunakan untuk memudahkan penyerapan nutrisi.

3. Jahe Merah

Jahe merah sendiri merupakan tanaman jenis jahe yang bisa digunakan sebagai obat untuk waktu yang sangat lama. Tanaman ini memiliki rasa yang khas dimana rasanya lebih pedas dari jenis jahe gajah dan jahe putih. Di negara Cina dan India sendiri, tanaman ini sudah sering digunakan sebagai bahan obat-obatan herbal karena memiliki kandungan bahan fitokimia yang bisa mengatasi dan menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit.

Efek kimia yang terjadi pada jahe merah sendiri sudah diselidiki oleh para ahli khususnya untuk penyakit kista ovarium, kanker serviks, dan juga miom. Ditemukan hasilnya dimana sel kanker yang berada di rahim bisa diatasi dengan efektif oleh manfaat jahe merah sendiri dibandingkan dengan sistem pengobatan standar. Sel kanker ini dibunuh dengan jahe dengan sistem dua mekanisme yakni autophagy dan apoptosis. Autophagy sendiri merupakan proses penghancurkan komponen sel-sel kanker oleh suatu organel yang disebut dengan lisosom. Sedangkan Apoptosis dijelaskan sebagai proses bunuh diri yang dilakukan oleh sel-sel kanker itu sendiri.

4. Daun Mahkota Dewa

Kandungan aktif yang baik terdapat dalam tanaman mahkota dewa ini yang memiliki banyak zat aktif seperti polifenol, alkaloid, berfungsi, serta saponn yang bisa mengatasi bakteri yang menyerang tubuh dan memberikan sistem imunitas ekstra. Kandungan anti-inflamasi yang terdapat dalam flavonoid sendiri juga bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti miom dan kista.

5. Brokoli

Kandungan senyawa tiosioanat dalam brokoli sudah terbukti bisa membantu organ liver dalam mentralkan banyak zat-zat beracun dalam tubuh yang bisa merusak jaringan tubuh. Brokoli juga terkenal akan kandungan indoles serta sulfhorapane-nya yang memiliki manfaat dalam membunuh sel miom serta meingkatkan enzim tubuh yang bisa memerangi penyakit berbahaya. Pertumbuhan sel miom juga bisa dihambat oleh manfaat yang diberikan oleh senyawa isocynate.

Baca Juga :

Kenali Pemicu Penyakit Miom

4.7 Star App Store Review!
Cpl.dev***uke
The Communities are great you rarely see anyone get in to an argument :)
king***ing
Love Love LOVE
Download

Select Collections