Mengetahui Beragam Informasi Tentang Ayam Joper Pedaging


Permintaan daging ayam kampung naik alami kenaikan dari hari ke hari. Menurut Dirjen Bina Produksi Peternakan suplai daging ayam kampung baru dapat penuhi 6% dari keseluruhan keperluan daging ayam nasional. Lambannya perkembangan ayam kampung menjadi satu diantara masalah untuk peternak untuk penuhi suplai itu.


Berlainan dengan ayam broiler yang dapat panen cuman dalam kurun waktu hari saja. Tetapi, sekarang ini masalah itu bisa diperpecahkan dengan kedatangan ayam jawa super atau seringkali dikenali ayam joper yang umum dipanen pada usia hari.


Beternak ayam joper


Salah satunya ayam joper mempunyai kekuatan tumbuh bisa lebih cepat daripada ayam kampung biasa hingga periode panennya juga bisa lebih cepat, nilai jual ayam joper di pasar condong tinggi dan konstan hingga dapat menguntungkan lebih dari peternak. Disamping itu, untuk customer ayam joper memiliki daging yang lebih nikmat dibandingkan ayam pedaging.


Riwayat Ayam Joper


Ayam joper sebagai hasil pembaruan genetik memakai sistem grading up, yakni sistem pembaruan genetik ayam dengan silangkan ayam ras betina dengan pejantan berbentuk ayam kampung, ayam bangkok, ayam pelung, ayam nunukan, ayam nagrak, ayam kedu, atau memakai tipe ayam lokal unggul yang lain. Hasil dari persilangan itu didapat ayam yang perkembangannya yang cepat dan mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi dan rasanya sedap.


Salah satunya contoh persilangannya yakni di antara ayam petelur yang dipakai sebagai induk betina dan ayam kampung sebagai pejantan. Ini karena ayam petelur bisa menghasilkan telur yang semakin banyak dibanding ayam kampung. Dan ayam kampung supaya anakannya kelak mempunyai karakter ayam kampung. Dengan begitu, produksi DOC ayam joper ini bisa dilaksanakan secara masal dalam kurun waktu lebih singkat.


Indukan betina dan pejantan dari ayam joper sebagai ayam bergenetik heterogen heterozigot. Bukan indukan yang sudah lewat proses penyeleksian pemurnian. Ayam joper tidak dapat disebutkan final stok atau turunan F1 yang bergenetik 50% dari genetik pejantan dan 50% dari genetik indukan betina. Resikonya, bisa terjadi keberagaman pada ayam joper. Perkembangan, wujud badan, dan ketahanan badan ayam joper menjadi unggul atau justru kebalikannya. Ini bergantung pada genetik yang di turunkan tetuanya.


DOC ayam joper dibuat memakai penetasan artificial (bikinan). Telur dari ayam petelur betina yang telah dikawinkan dengan pejantan kampung dihimpun sepanjang masa tertentu dan ditetaskan memakai mesin tetas sepanjang 21 hari. Pemakaian mesin tetas karena lebih efisien dan penataan produksi DOC lebih teratur waktunya. Disamping itu, ayam petelur betina tidak mempunyai karakter mendekam hingga telur harus ditetaskan dengan memakai sistem lain.


Karakter Ayam Joper


Penampilan ayam joper nyaris seperti ayam kampung secara umum. Namun yang membandingkannya ialah:


1. Ayam joper jantan mempunyai jengger yang besar dengan pial besar dan tegap, dan mempunyai warna bulu-bulu bervariatif.

2. Warna telur ayam joper mempunyai kerabang yang lebih coklat dibanding dengan telur ayam kampung biasa yang cukup putih. Tetapi memiliki bentuk masih sama layaknya seperti telur ayam kampung biasa.

3. Ayam joper memiliki periode panen bisa lebih cepat. Dalam dua bulan berat dapat capai 1,1-1,5 kg bila perawatannya bagus. Usia hari siap dimakan. Ini berbeda jauh dengan ayam kampung yang biasanya baru dapat dipanen sesudah usia > 2,lima bulan.


Sikap ayam joper nyaris serupa dengan ayam kampung secara umum yakni mempunyai warna menguasai putih kuning, dan beberapa ada warna abu, coklat dan hitam, lebih tahan penyakit hingga mortalitas lebih rendah, dan sukai berkokok dan menempati. Antiknya ayam joper memiliki kekuatan untuk bertelur terus-terusan seperti ayam ras, tetapi tidak memilki karakter mendekam.


Perkandangan


Kandang sebagai hal paling penting dalam beternak. Keadaan kandang memengaruhi keproduktifan dan daya hidup ayam selama saat perawatan. Keadaan kandang yang bagus diawali dari penyeleksian lokasi yang vital tapi jauh dari permukiman warga dan memiliki lingkungan udara yang pas untuk ayam. Lingkungan yang bagus dikuasai temperatur udara dan kelembapan. Ada sumber air khususnya air tanah sebagai hal yang penting. Untuk kandang DOC perlu diberi penghangat, ini mempunyai tujuan supaya DOC tidak kedinginan. Dalam kandang itu temperaturnya diupayakan tidak boleh terlampau panas kurang lebih sekitaran 30-32oC. Susunan dan tatanan letak kandang yang bagus, dan perlengkapan perkandangan yang bagus poin penting.


Untuk kandang ayam joper yang dipiara dari DOC sampai panen dibagi jadi kandang perawatan DOC dan kandang kandang pembesaran.


1. Kandang DOC ayam joper (Indukan)


Kandang indukan dipakai mulai usia 0-3 minggu. Kandang yang disiapkan untuk DOC biasanya berupa box yang ada sumber pemanas bikinan yang berperan sebagai penghangat. Penghangat ini berbentuk lampu dengan kemampuan 5 s/d 10 watt.


Selainnya memakai baby box, DOC bisa juga dipiara di kandang postal. Penghangat yang dipakai pada type kandang postal ialah central heater, misalkan Indukan Gas Medion (IGM).


Perawatan DOC jadi hal yang paling diutamakan karena babak ini tentukan berapa hasil panen yang nanti akan dibuat. Perubahan DOC harus jadi perhatian sehari-harinya.


Kerjakan kontrol temperatur dan kelembapan brooding secara periodik dan sekerap mungkin. Berkaitan sistemnya dapat memakai termometer yang ditempatkan dalam kandang brooding dengan ketinggian cm dari litter. Saat siang hari, bila temperatur lingkungan terlampau panas, karena itu pemanas IGM dapat dimatikan dan gorden dibuka sedikit. Untuk ketahui kecukupan pemanas bisa disaksikan dari tebaran ayam di kandang.


2. Kandang pembesaran ayam joper


Kandang pembesaran tidak memiliki ukuran yang baku. Ukuran bisa disamakan dengan tempat yang ada. Secara umum ukuran kandang memiliki lebar 6-9 mtr. dan panjang mtr.. Kemampuan sekitaran 8 ekor/m² untuk ayam yang siap panen.


Untuk ayam joper perlu penataan yang pas supaya ayam masih tetap pada keadaan nyaman dan tidak berdesakan. Semakin usia ayam karena itu ayam memerlukan kandang yang bertambah luas. Tabel 1 memperlihatkan standard kepadatan untuk ayam joper.


Keperluan Gizi Ayam Joper


Selainnya kandang, pakan sebagai hal yang penting diingat dalam beternak. Begitupun dengan beternak ayam joper, konsumsi gizi dan gizinya harus tercukupi sehari-harinya agar dapat tumbuh secara cepat dan baik. Dengan periode perawatan yang lumayan singkat, ayam joper tidak memerlukan banyak pakan sepanjang dipiara. Konsumsi pakan dari DOC sampai periode panen (sepanjang ± dua bulan) rerata per ekor 2,2 kg.


Jumlah dan kualitas pakan yang diberi benar-benar tentukan hasil keproduktifan ayam joper. Tercukupinya keperluan akan gizi itu, turut berperanan dalam tingkatkan berat tubuh. Hal yang lain penting diingat dalam penuhi keperluan gizi ayam joper salah satunya saat lakukan penggantian pakan ke masa seterusnya harus dilaksanakan dengan bertahap supaya ternak bisa menyesuaikan dengan kualitas pakan yang baru. Sebelum dan setelah penggantian pakan beri multivitamin seperti Vita Stress. Pemberian pakan janganlah sampai telat karena akan punya pengaruh pada berat tubuh.


Berikut beberapa macam pakan yang bagus untuk ayam joper:


Ayam joper yang DOC bisa diberi pakan selesai. Ini karena pakan jadi gampang diolah oleh anak ayam. Disamping itu, pemberian pakan jadi mempunyai tujuan untuk tingkatkan gizi untuk ternak.


Dedak


Pemakaian dedak yang melewati batasan optimal akan turunkan keproduktifan karena ada kandungan asam fitat dalam dedak padi hingga fosfor dan asam amino susah diolah dan digunakan oleh ayam.


Onggok


Pollard


Jagung


Wujud partikel yang bagus untuk diserahkan ke ayam joper ialah pakan wujud pellet. Pellet ialah pakan yang digiling dan dipadatkan. Disamping itu, pellet ini sebagai pakan yang paling dicintai ayam karena pellet dapat tingkatkan selera makan. Selain itu, efektivitas pakan pellet semakin tinggi dibanding dengan pakan wujud tepung (mash).


Sesudah pakan, air minum harus juga selalu ada. Lihat kualitas air minum baik fisik, kimia atau kandungan mikroorganismenya.


Bagaimana supaya Ayam Joper Masih tetap Sehat dan Berproduksi Maksimal?


Penyakit yang kerap serang pada ayam joper biasanya berbentuk penyakit ND/tetelo, AI, snot dan Gumboro. Beberapa hal yang penting kita lihat supaya ayam joper masih tetap sempurna, tidak gampang terkena penyakit dan berproduksi maksimal diantaranya:


Mengoptimalkan management dan gizi


Management dan gizi memiliki peran penting pada suatu perawatan karena bisa memberikan dukungan dalam perolehan sasaran keproduktifan. Disamping itu, ongkos pakan sebagai penyumbang paling besar dari keseluruhan ongkos perawatan ayam, yakni 70-85%.


Meminimalisir bibit penyakit


Biosecurity sebagai keyword proses dari meminimalisir bibit penyakit. Tanpa implementasi biosecurity yang bagus, karena itu komunitas bibit penyakit yang tinggi akan berada didalam kandang. Ini bisa mengakibatkan ayam joper rawan pada infeksi penyakit. Implementasi biosecurity dapat dilaksanakan dengan berikut ini:


* Jaga kebersihan kandang dan perlengkapan


Usaha jaga kebersihan mencakup sanitasi dan desinfeksi kandang dan perlengkapan. Aplikasikan pengaturan jalan raya orang yang masuk keluar kandang, penyemprotan kandang dan lingkungan sekelilingnya tiap minimum 2x satu minggu dengan Medisep/Antisep/Neo Antisep dan sanitasi air minum dengan Desinsep. Membersihkan dan buang feses yang menimbun.


* Isolasi ayam joper sakit


Ayam joper sakit sebagai sumber penyebaran bibit penyakit yang khusus dan seharusnya selekasnya dipisah hingga penyebaran bisa diminimalisir khususnya penyakit Coryza. Dan ayam joper yang mati selekasnya dikeluarkan dari kandang dan dihilangkan dengan dipendam atau dibakar.


Program kesehatan yang tepat


Dibanding dengan unggas lain, ayam joper sebagai tipe unggas yang mempunyai ketahanan badan lumayan tinggi pada penyakit, namun tetap harus dilaksanakan vaksinasi yang mempunyai tujuan membentak mekanisme kebal pada tubuh buat hasilkan anti-bodi hingga ketahanan badan ayam joper lebih maksimal.


Banyak hal yang penting jadi perhatian dalam vaksinasi ayam joper ialah program vaksinasi disamakan dengan keadaan di tempat, tehnik penyuntikan vaksin pas, jumlah vaksin seragam, dan diberi pada ayam joper yang sehat. Penyuntikan vaksin pada ayam joper harus juga sesuai keperluan, dari tipe dan jumlah vaksin, dan waktu dan langkah penyuntikan vaksin. Pakai air berkualitas baik bila vaksinasi diberi lewat air minum. Yakinkan alat suntik steril dan jarum tajam bila program vaksin lewat injeksi (suntikan).


Cleaning program mempunyai tujuan untuk membunuh bibit penyakit yang dalam periode inkubasi (periode waktu di antara bibit penyakit masuk sampai memunculkan tanda-tanda medis). Cleaning program bisa diatur berdasar riwayat penyakit yang terjadi di farm yang berkaitan, bagus untuk penetapan usia pemberian antibiotik atau tipe antibiotik yang hendak dipakai.


Pemberian antibiotik spektrum luas seperti Terapi atau Neo Meditril dapat diberi sepanjang 3-5 hari saat sebelum peristiwa penyakit (lihat riwayat outbreak pada perawatan awalnya). Disamping itu, juga bisa memberi alternative herbal seperti Fithera untuk menahan penyakit Koksidiosis, Coryza, Colibacillosis dan CRD.


Suplementasi untuk ayam joper mempunyai tujuan kurangi depresi, tingkatkan stamina dan daya badan ayam joper, dan jaga keproduktifan maksimal. Tipe suplemennya terbagi dalam vitamin, mineral, asam amino, dan imunostimulan. Beberapa produk yang bisa diberi diantaranya Vita Chicks, Vita Stress, Neobro dan Mix Plus BAP3A.


Prospect Pasar Ayam Joper


Tehnik beternak yang simpel dengan keuntungan yang lumayan besar jadi tidak memiliki makna jika pemasaran hasil panen susah atau nilai jualnya tidak memberikan keuntungan peternak. Ini, nyaris tidak sempat terjadi pada ayam joper.


Sekarang ini, suplai ayam joper dari peternak di beberapa wilayah belum sanggup penuhi keperluan customer hingga harga terbangun dan relatif konstan. Aspek terpenting pemicunya ialah terbatasinya suplai bibit atau DOC ayam joper. Beberapa pembibit ayam joper biasanya peternak dengan kemampuan produksi yang cuman sekitaran beberapa ribu ekor DOC per masa. Berlainan dengan ayam broiler, di mana DOC dibuat perusahaan pembibitan besar yang sanggup hasilkan juta-an ekor setiap masa produksi.


Budidaya ayam joper berpotensi yang bagus untuk diperkembangkan. Supaya kekuatan itu bisa diraih tentu saja peternak harus memerhatikan kesetimbangan program kesehatan yang pas dan terbentuknya lingkungan yang nyaman. Seterusnya, diperlukan management perawatan yang terkoordinasi secara baik supaya produksi dapat bertahan semakin lama dan keuntungan optimal dapat didapat peternak. Salam.

Blog yang membahas tentang peternakan dan hewan peliharaan.
Follow
4.7 Star App Store Review!
Cpl.dev***uke
The Communities are great you rarely see anyone get in to an argument :)
king***ing
Love Love LOVE
Download

Select Collections